Ikuti Kami :

Disarankan:

Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya Wakili Indonesia di Thailand Culture Exchange Festival 2026

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:24 WIB
Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya Wakili Indonesia di Thailand Culture Exchange Festival 2026
Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya Wakili Indonesia di Thailand Culture Exchange Festival 2026. Foto: Kristian.

Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Di bawah pimpinan Chris Novika Supardi, sanggar ini akan mengikuti ajang Thailand Culture Exchange Festival yang berlangsung pada 2–8 Februari 2026, sekaligus memperkenalkan kekayaan tarian tradisional Indonesia kepada dunia.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Di bawah pimpinan Chris Novika Supardi, sanggar ini akan mengikuti ajang Thailand Culture Exchange Festival yang berlangsung pada 2–8 Februari 2026, sekaligus memperkenalkan kekayaan tarian tradisional Indonesia kepada dunia.

Keberangkatan kontingen Sanggar Tari Motekar dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, pada Selasa (27/1/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Diky Chandra mengaku bangga atas konsistensi Sanggar Tari Motekar dalam membawa nama baik Indonesia, khususnya Kota Tasikmalaya, di tingkat internasional.

"Kontingen ini sudah kesekian kalinya membawa bangga Kota Tasik tidak sebanding dengan Viman-Diky yang baru satu tahun belum berbuat banyak, jadi saya harus bangga dan hormat kepada mereka, mereka sudah mencetak nama baik di luar negeri," ungkap Diky.

Menurut Diky, prestasi para pelaku seni budaya Tasikmalaya tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga hingga mancanegara.

"Seperti Karinding Sadulur juga sempat mendapatkan undangan ke luar negeri, kang Bode juga, dan banyak sekali potensi potensi, termasuk atletnya, yang tenis meja. Mudah-mudahan besok lusa kalau saya ada waktu juga ingin berkunjung dengan mereka," kata Diky.

Ia berharap kehadirannya dalam pelepasan kontingen tersebut dapat menambah kepercayaan diri para penampil saat tampil di panggung internasional.

"Pemerintahan tidak duduk diam tapi betul-betul memberikan support kepada mereka walaupun tidak dalam bentuk anggaran, ku diaku na ge udah bahagia gitu mungkin. Biarlah dia konsentrasi dengan talenta mereka, memperlihatkan kemampuan mereka itu yang utama," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Sanggar Tari Motekar Tasikmalaya, Chris Novika Supardi, menyampaikan bahwa keikutsertaan kali ini merupakan event internasional kelima yang diikuti sanggarnya. Dalam festival tersebut, pihaknya memberangkatkan 11 orang talent.

"Misinya sama ada 2 misi yang pertama kompetisi, kedua kulter exchange, jadi pertukaran dengan berbagai negara di negara Thailand itu. Ada 20 sampai 30 negara sebetulnya. ASEAN pasti ada semua, kalau yang tahun kemarin ada dari Rusia, Polandia, Korsel itu hadir. Sekarang juga sama InsyaAllah," ucap Chris.

Selain menampilkan tarian, Sanggar Tari Motekar juga akan memperkenalkan budaya Sunda melalui peragaan busana adat.

"Nanti juga kita di sana akan berkenalan juga dan bertemu dengan berbagai negara di sana. Kita juga akan membawakan tarian. Ada tiga tarian, yang pertama kaladaru, jaipong jala tunda, dan tari salman," jelasnya.

Chris menilai terdapat dua negara yang berpotensi menjadi pesaing terkuat, yakni Filipina dan Thailand sebagai tuan rumah.

"Kelebihan mereka dari keunikan seni budayanya masing masing, lalu mungkin karena Thailand tuan rumah dengan property sebesar apapun dia pasti maksimal, berbeda dengan kami yang keterbatasan masalah bagasi. Kalau Filipina itu biasa yang didelegesikan dari Universitas jurusan seni, berbeda dengan kami yang dari pencinta seni," tegasnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis anak didiknya mampu memberikan penampilan terbaik.

"Optimis, semoga the best performance ada di tangan kami," harapnya.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Disporabudpar, Kabid Kebudayaan, Kabid Pemuda dan Olahraga, Ketua DKKT beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement