Ikuti Kami :

Disarankan:

Seorang Pensiunan di Manonjaya Ditemukan Meninggal di Dekat Tebing, Polisi Lakukan Pengecekan TKP

Selasa, 03 Februari 2026 | 19:35 WIB
Watermark
Seorang Pensiunan di Manonjaya Ditemukan Meninggal di Dekat Tebing, Polisi Lakukan Pengecekan TKP. Foto: Asep Juhariyono.

Warga Dusun Mekarsari, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam keadaan meninggal pada Selasa (3/2/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga Dusun Mekarsari, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam keadaan meninggal pada Selasa (3/2/2026) siang.

Kapolsek Manonjaya Polres Tasikmalaya Kota, AKP Soni Alamsyah, membenarkan adanya peristiwa penemuan orang meninggal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung menurunkan personel piket siaga untuk melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, kami menerima laporan dan langsung mendatangi TKP penemuan orang dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Soni Alamsyah.

Peristiwa tersebut diketahui sekira pukul 14.30 WIB, bertempat di dekat tebing yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumah korban, tepatnya di Dusun Mekarsari RT 019/004 Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Korban diketahui bernama Atang Sudrajat (78), seorang pensiunan, lahir di Tasikmalaya pada 15 Januari 1948, dan berdomisili di Dusun Mekarsari RT 019/004 Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan keterangan saksi, yakni Asep Susandi (58) selaku keponakan korban dan Ai Susilawati (37) yang merupakan anak korban, kejadian bermula saat korban meninggalkan rumah sejak pagi hari dan tidak kunjung kembali. Kedua saksi kemudian melakukan pencarian sekira pukul 14.00 WIB.

“Korban ditemukan oleh saksi di dekat tebing dalam kondisi sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diketahui pula bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit stroke dan tekanan darah tinggi.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, kepolisian telah mencatat keterangan saksi-saksi dan mendokumentasikan kejadian tersebut sesuai prosedur.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement