Ikuti Kami :

Disarankan:

Tiga Tokoh Dinilai Layak Pimpin Partai Golkar Kota Banjar, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Senin, 13 Oktober 2025 | 12:50 WIB
Tiga Tokoh Dinilai Layak Pimpin Partai Golkar Kota Banjar, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Tiga Tokoh Dinilai Layak Pimpin Partai Golkar Kota Banjar, Ini Profil dan Rekam Jejaknya. Foto: Istimewa

Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Banjar tengah memanas setelah Ketua DPD Golkar, Dadang R. Kalyubi, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Banjar tengah memanas setelah Ketua DPD Golkar, Dadang R. Kalyubi, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar.

Menanggapi situasi tersebut, pengamat politik Andi Maulana menilai ada tiga tokoh potensial yang layak memimpin Partai Golkar Kota Banjar ke depan. Ketiganya dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak kuat untuk mengembalikan kepercayaan publik serta menjaga stabilitas partai berlambang pohon beringin itu.

“Ketiga tokoh ini memiliki pengalaman politik dan kemampuan kepemimpinan yang memadai. Mereka berpotensi membawa Partai Golkar Banjar ke arah yang lebih solid dan progresif,” ujar Andi saat diwawancarai, Senin (13/10/2025).

1. Sutopo – Legislator Berpengalaman dan Dekat dengan Akar Rumput

Sutopo saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kota Banjar. Ia dikenal aktif dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis daerah serta memiliki komunikasi yang baik dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Sutopo punya pengalaman legislatif yang kuat dan mampu menjembatani aspirasi masyarakat. Ini menjadi modal penting bagi kepemimpinan partai,” jelas Andi.

2. Supriana – Wakil Wali Kota dengan Kapasitas Birokrasi dan Elektoral Kuat

Tokoh kedua adalah Supriana, yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjar. Ia dinilai memiliki kemampuan manajerial yang baik, serta mampu membangun hubungan harmonis dengan lintas partai politik.

“Supriana punya modal elektoral besar dan pengalaman birokrasi yang mumpuni. Ia bisa memperkuat posisi Golkar baik di pemerintahan maupun di mata publik,” tambahnya.

3. Yoyo – Mantan Kepala Dinas dan Sosok Teknis yang Visioner

Nama terakhir adalah Yoyo, mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjar. Meski kini tidak lagi menjabat di pemerintahan, Yoyo tetap aktif di kegiatan partai dan dikenal sebagai sosok yang disiplin serta berpikiran strategis.

“Yoyo memiliki pendekatan teknokratik dan memahami seluk-beluk birokrasi. Sosok seperti ini dibutuhkan untuk melakukan pembaruan di tubuh partai,” tutur Andi.

Menurut Andi, momentum regenerasi di tubuh Partai Golkar Banjar sangat penting untuk menjaga eksistensi partai di tengah dinamika politik lokal yang semakin kompleks.

“Regenerasi ini bukan hanya soal siapa yang memimpin, tetapi juga bagaimana Golkar bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ketiga tokoh tersebut dinilai memiliki peluang yang sama besar. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan mekanisme internal partai yang akan menentukan arah dan strategi Partai Golkar Banjar ke depan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement