Ikuti Kami :

Disarankan:

Tim Gabungan Perluas Radius Pencarian Sopir Truk Towing yang Terjun ke Jurang 13 Meter di Sungai Citanduy Banjar

Rabu, 01 April 2026 | 10:46 WIB
Watermark
Tim Gabungan Perluas Radius Pencarian Sopir Truk Towing yang Terjun ke Jurang 13 Meter di Sungai Citanduy Banjar.

Fokus utama petugas gabungan saat ini tertuju pada aliran deras Sungai Citanduy. Hingga Rabu (1/4/2026) siang, Aris, pengemudi truk towing Mitsubishi Colt Diesel bernopol B-9225-ON, belum juga ditemukan setelah kendaraannya terjun bebas ke jurang sedalam 13 meter di Jalan Raya Siliwangi, Kota Banjar.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Fokus utama petugas gabungan saat ini tertuju pada aliran deras Sungai Citanduy. Hingga Rabu (1/4/2026) siang, Aris, pengemudi truk towing Mitsubishi Colt Diesel bernopol B-9225-ON, belum juga ditemukan setelah kendaraannya terjun bebas ke jurang sedalam 13 meter di Jalan Raya Siliwangi, Kota Banjar.

Penyisiran Jalur Air Menggunakan Perahu Karet

Upaya pencarian yang dipimpin oleh tim gabungan dari BPBD dan PMI Kota Banjar terus dipacu. Mengingat titik jatuhnya truk berada di tebing yang sangat curam, petugas mengerahkan perahu karet untuk menyisir aliran sungai ke arah hilir.

"Hingga saat ini, pengemudi atas nama Aris masih dalam proses pencarian. Kami terus berupaya memperluas area penyisiran," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturachman, di lokasi kejadian.

Tim di lapangan menghadapi tantangan teknis yang signifikan dalam operasi kemanusiaan ini. Beberapa faktor utama yang menghambat proses pencarian antara lain:

 * Arus Sungai: Debit air Sungai Citanduy terpantau cukup deras, meningkatkan risiko korban terbawa jauh ke arah hilir.

 * Medan Terjal: Kedalaman tebing sungai mencapai 13 meter, menyulitkan akses personel dan peralatan evakuasi ke titik nol jatuhnya kendaraan.

 * Visibilitas Awal: Kejadian yang berlangsung pada dini hari (pukul 03.30 WIB) membuat respons awal terkendala pencahayaan minim.

Insiden tragis ini bermula saat truk melaju dari arah timur. Diduga akibat micro sleep atau mengantuk berat, kendaraan oleng dan menghantam bagian belakang rumah warga milik Enceng Nurhyanto. Hantaman keras tersebut membuat truk terpental hingga masuk ke dasar sungai.

"Dugaan sementara, pengemudi mengalami micro sleep. Kendaraan keluar jalur saat di tikungan, menabrak sudut rumah, lalu terperosok," jelas KBO Lantas Polres Banjar, Ipda Agus Parulian.

Berbeda dengan nasib Aris yang masih misterius, rekan perjalanannya, Susandi, berhasil dievakuasi lebih awal. Susandi ditemukan dalam kondisi luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar. Keduanya dilaporkan sempat terdengar berteriak meminta tolong dari dasar jurang sesaat setelah kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di lokasi kejadian dan terus melakukan pemantauan di sepanjang aliran sungai guna menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement