Ikuti Kami :

Disarankan:

Tungku Lupa Dimatikan, Pabrik Kue di Imbanagara Ciamis Ludes Terbakar

Minggu, 13 Juli 2025 | 15:14 WIB
Tungku Lupa Dimatikan, Pabrik Kue di Imbanagara Ciamis Ludes Terbakar
Tungku Lupa Dimatikan, Pabrik Kue di Imbanagara Ciamis Ludes Terbakar. Foto: Istimewa

Sebuah pabrik kue ringan milik warga di Dusun Lebak Lipung, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, dilalap api pada Minggu dini hari (13/7/2025) sekira pukul 03.00 WIB.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebuah pabrik kue ringan milik warga di Dusun Lebak Lipung, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, dilalap api pada Minggu dini hari (13/7/2025) sekira pukul 03.00 WIB.

Bangunan milik Ibu Tuti (54) tersebut hangus bersama seluruh isinya, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran diduga dipicu oleh tungku pembakaran kue yang lupa dimatikan setelah aktivitas produksi pada sore harinya. 

Api yang masih menyala secara perlahan merembet ke tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku, lalu membesar dan membakar habis bangunan seluas 6x m8 meter persegi.

“Kemungkinan besar, tungku pembakaran tidak dipadamkan sempurna. Api menyambar kayu di sekitarnya dan langsung membesar,” ujar Kasi Pengendalian Bidang Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Trisyanto.

Warga sekitar yang kebetulan terbangun dini hari menyaksikan kobaran api mulai membesar dan langsung bergegas memberi pertolongan dengan alat seadanya. 

Lokasi pabrik yang berada di tengah permukiman warga sempat membuat panik, mengingat potensi api bisa merambat ke bangunan lain.

Seorang warga bernama Sansan, segera ke Mako UPTD Damkar Imbanagara menggunakan sepeda motor untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tak butuh waktu lama, empat petugas Damkar, Yedi, Yayan, Hendra, dan Bima, langsung meluncur ke lokasi dengan dua unit mobil pancar Z-8164-T dan Z-8162-T.

Berbekal pengalaman dan kerja sama dengan warga, petugas berhasil menjinakkan si jago merah sekitar pukul 04.30 WIB. 

Proses pendinginan dilakukan hingga dinyatakan aman sekitar pukul 05.10 WIB, sebelum petugas kembali ke markas.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh bangunan dan peralatan produksi hangus tak bersisa. Bahkan, stok kue koya jenis caketra yang baru diproduksi sehari sebelumnya juga turut terbakar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi seluruh isi bangunan termasuk hasil produksi habis terbakar. Kerugiannya diperkirakan mencapai Rp100 juta,” kata Trisyanto.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha rumahan untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan peralatan tradisional seperti tungku api.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement