Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Festival Safari Ramadhan 2026 Resmi Dibuka di Tasikmalaya, Diky Candra: Dongkrak Perputaran Ekonomi

Minggu, 01 Februari 2026 | 10:36 WIB

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, secara resmi membuka Festival Safari Ramadhan 2026 pada Jumat (30/1/2026) pagi. Kegiatan ini digelar di Kompleks Gedung Al-Fath Building Center, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, dan akan berlangsung hingga 1 Februari 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, secara resmi membuka Festival Safari Ramadhan 2026 pada Jumat (30/1/2026) pagi. Kegiatan ini digelar di Kompleks Gedung Al-Fath Building Center, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, dan akan berlangsung hingga 1 Februari 2026.

Festival Safari Ramadhan 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Yogya Group dan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Mengusung tema “Ramadhan Ceria Bermakna”, acara ini disambut positif oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menilai festival tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan, tetapi juga sarana strategis untuk mempromosikan potensi Kota Tasikmalaya sebagai pusat aktivitas ekonomi wilayah Priangan Timur.

"Tapi yang paling utama di sini juga yang harus disampaikan kepada Yogya Pusat, bahwasanya Tasik ini adalah Epicentrum. Jadi yang datang ke Tasik bukan hanya orang Tasik tapi dari berbagai wilayah di Priangan timur, bahkan dari Bandung, sumedang banyak kesini," ujar Diky.

Ia pun mengajak para pemangku kepentingan dan pelaku usaha untuk memanfaatkan potensi Kota Tasikmalaya dengan menggelar berbagai kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

"Bila membuat kegiatan di Kota Tasikmalaya InsyaAllah bukan hanya berkah tapi juga memberikan keuntungan buat teman-teman dan para pengusaha juga," ungkapnya.

Diky menegaskan, Festival Safari Ramadhan dapat menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.

"Sangat mendongkrak ekonomi, bukan hanya kota Tasik saja, dan bukan hanya Tasik kan?, event ini juga diikuti beberapa wilayah di Priangan, ada dari Kabupaten Tasik, Banjar, dan Ciamis. Memang Tasik harus menjadi milik Priangan Timur," katanya.

"Saya yakin dengan kita membantu promosi perputaran ekonomi akan lebih banyak, kalau banyak orang datang dan keluar kesini, belanja di sini ada pasti perputaran ekonomi yang positif dan nuansa pas banget, karena kota tasik kota santri juga, temanya Ramadhan," tambahnya.

Sementara itu, Manager Marketing Yogya Pusat, M. Irsyad Raspati, mengatakan bahwa Festival Safari Ramadhan 2026 merupakan kegiatan berskala besar pertama yang digelar Yogya Group bekerja sama dengan komunitas pengusaha di Kota Tasikmalaya.

"Festuival Safari Ramadan ini untuk Yogya Group perdana. Tapi sebelum-sebelumnya pernah bikin juha. Jadi skala yang besar bekerja sama dengan komunitas pengusaha mengundang para UKM ini baru yang dilaksanakan," kata Irsyad.

Ia menjelaskan, festival ini menghadirkan sekitar 150 tenant yang terdiri dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kecantikan, hingga busana muslim. Festival ini terbuka untuk seluruh masyarakat, dengan target perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1 miliar selama empat hari pelaksanaan.

"Target perputaran uang selama 4 hari ini mudah-mudahan bisa lebih Rp 1 miliar," harapnya.

Irsyad menambahkan, Festival Safari Ramadhan tidak hanya berfokus pada bazar, tetapi juga menghadirkan kegiatan penguatan ilmu agama, kesehatan, serta literasi bisnis berbasis syariah.

Sejumlah tokoh dan pakar nasional turut dihadirkan sebagai daya tarik utama, di antaranya dr. Zaidul Akbar yang akan membahas tips menjaga kesehatan fisik dan mental selama berpuasa. Selain itu, hadir pula Ustadz Abu Qotadah, Ustadz Muflih Safitra, serta figur inspiratif Uki Kautsar.

"Terus Ramdahan memang kalau buat retail itu sumber cuan paling besar apalagi menjelang lebaran. Tapi tidak hanya kesana, tapi kita ingin mendekatkan diri dnegan segmen konsumen muslim terutama dan menghadirkan duasana ramadhan," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement