Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Lepas Penyaluran 2.242 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 112 Ribu KPM

Jumat, 25 Juli 2025 | 18:55 WIB
Watermark
Wali Kota Tasikmalaya Lepas Penyaluran 2.242 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 112 Ribu KPM. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, secara resmi melepas penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2025 untuk masyarakat Kota Tasikmalaya. Pelepasan dilakukan di Gudang Bulog Cabang Ciamis, Jalan Mayor SL Tobing, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (25/7/2025) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, secara resmi melepas penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2025 untuk masyarakat Kota Tasikmalaya. Pelepasan dilakukan di Gudang Bulog Cabang Ciamis, Jalan Mayor SL Tobing, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (25/7/2025) siang.

Dalam sambutannya, Viman menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas kerja sama dan sinergi dalam penyaluran bantuan pangan beras bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.

"Ini bukan sekadar distribusi beras, ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin ketahanan pangan dan melindungi daya beli rakyat," ujar Viman.

Ia menyebutkan, berdasarkan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025, sebanyak 2.242.880 kilogram beras telah disiapkan dan akan disalurkan kepada 112.144 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 10 kecamatan dan 69 kelurahan se-Kota Tasikmalaya.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan melalui kantor-kantor kelurahan dan dijadwalkan berlangsung sejak 21 hingga 28 Juli 2025.

"Setiap KPM menerima 10 kilogram beras per bulan. Angka ini bukan hanya besar secara jumlah, tetapi bermakna besar bagi mereka yang menerimanya," kata Viman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda, camat, lurah, petugas kelurahan, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran distribusi bantuan. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

"Program bantuan pangan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dan meredam inflasi beras. Program ini juga berjalan berdampingan dengan program SPHP untuk memberi efek jangka pendek maupun menengah bagi stabilitas pasar lokal," tuturnya.

Selain itu, Viman juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja, mengelola konsumsi, serta menjaga pola hidup hemat dan produktif. Ia menegaskan bahwa inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama.

"Pemerintah hadir bukan hanya untuk merespon persoalan, tetapi sebagai mitra aktif yang siap bekerja sama, terbuka untuk mendengar, dan bertindak nyata demi mewujudkan kesejahteraan," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement