CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 12 guru perunggasan dari 12 SMK di berbagai daerah di Indonesia mengikuti program magang industri budidaya ayam broiler secara modern di kandang close house milik Naratas Farm Group di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan magang ini berlangsung selama delapan hari, mulai Kamis (31/7/2025) hingga Kamis (7/8/2025), dengan pembukaan dilaksanakan di Naratas Layer Farm, kandang close house ayam petelur di Linggasari, Ciamis.
"Kegiatan ini merupakan kerja sama BBPPMPV Pertanian Cianjur dengan kerukunan perunggasan di Ciamis," ujar Ketua Pelaksana Program Magang Industri Perunggasan Ciamis, Ir H Kuswara Suwarman MSc.
Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru peternakan melalui kegiatan *upskilling* dan *reskilling*, agar para guru tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mahir dalam praktik di lapangan.
"Sehingga guru lebih mudah mengajarkan ilmu kepada siswanya serta dapat memotivasi siswa lebih dekat dengan dunia kerja," tambahnya.
Program magang ini telah berjalan sejak tahun 2021 dan kali ini merupakan angkatan ke-8 dengan peserta sebanyak 12 orang guru dari berbagai daerah, yakni:
* Jawa Barat: SMKN 5 Pangalengan, SMKN 2 Cipunegara, SMKN Peternakan Lembang, SMK Peternakan Al Maarif Ciamis
* Gorontalo: SMKN 1 Dulupi, SMKN Limboto
* Jawa Tengah: SMKN 1 Salam, SMKN 1 Ngablak
* NTB: SMK PP Mataram
* Sumatera Utara: SPP Snakma Tanjung Anom
* Banten: SMKN 1 Kota Tangerang
* Sulawesi Tengah: SMKN 1 Dondo
Selama delapan hari, para peserta akan melakukan praktik langsung di kandang close house, mulai dari penetasan telur (breeding), pembesaran DOC broiler, hingga penanganan pascapanen di cold storage milik RSF Panumbangan.
"Hari ini usai pembukaan langsung dilanjutkan dengan pengenalan kandang close house ayam petelur (layer)," ujar pembimbing, Adisty Risnawati SPt MM.
Kandang modern Naratas Layer Farm di Jalan Karanggedang, Linggasari, tempat dilaksanakannya pembukaan magang, baru saja diresmikan pada Rabu (23/7/2025). Kandang berukuran 320 x 10 meter ini berkapasitas 43.200 ekor ayam petelur jenis Dutchman dan ditargetkan menghasilkan 2,5 ton telur per hari.
"Panen perdana nanti bulan September, ayam growernya baru akan masuk nanti tanggal 8/8/2025," ujar Direktur Naratas Layer Farm, Anggun.
Salah seorang peserta magang, Dedi Iskandar SKH dari SMK PP Mataram, NTB, mengaku kagum dengan kemajuan teknologi peternakan di Ciamis.
"Kandang ayam petelur ini serba canggih. Kalau di NTB kandangnya masih kandang tradisional. Belum ada close house. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami," ungkapnya.