Gerak Cepat Damkar Banjarsari Tangani Tumpahan Solar, Cegah Risiko Kecelakaan di Jalur Banjar–Pangandaran
Respons cepat ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari dalam menangani tumpahan solar di jalur Banjar–Pangandaran.
Disarankan:
YF (23), seorang pemuda asal Desa Dewasari, Cijeungjing, Ciamis, yang diduga terjun bebas dari Jembatan Cirahong, perbatasan Ciamis-Tasikmalaya pada Selasa (6/8/2024) pukul 12.30 WIB, hingga kini belum ditemukan.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - YF (23), seorang pemuda asal Desa Dewasari, Cijeungjing, Ciamis, yang diduga terjun bebas dari Jembatan Cirahong, perbatasan Ciamis-Tasikmalaya pada Selasa (6/8/2024) pukul 12.30 WIB, hingga kini belum ditemukan.
Pencarian hari kedua, yang berlangsung pada Rabu (7/8/2024) dan melibatkan 94 relawan dari berbagai potensi SAR, belum membuahkan hasil. Pencarian dilakukan dari pagi hingga sore hari, namun hasilnya nihil.
"Pencarian hari ini belum membuahkan hasil. Kami akan melanjutkan pencarian besok, Kamis (8/8/2024)," ujar Kalak BPBD Ciamis, Ani Supiani.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian mencakup berbagai instansi dan organisasi. Peralatan yang digunakan dalam pencarian meliputi dua river boat dari BPBD Ciamis dan Tagana Ciamis serta dua unit alat selam (scuba).
Upaya pencarian dilakukan dengan penyelaman di lokasi kejadian, lepas jangkar ke dasar sungai, serta penyisiran alur Sungai Citanduy dari bawah Jembatan Cirahong hingga Bendungan Leuwikeris, sejauh sekitar 3 km.
Meskipun pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga saat ini belum ada hasil yang memuaskan. Tim SAR akan terus berupaya menemukan YF dalam pencarian yang akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Respons cepat ditunjukkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari dalam menangani tumpahan solar di jalur Banjar–Pangandaran.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).
Satuan Samapta Polres Ciamis mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar patroli dini hari pada Minggu (19/4/2026). Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menekan maraknya aksi balap liar yang meresahkan warga dalam beberapa waktu terakhir.