Ikuti Kami :

Disarankan:

Kereta Api Jadi Transportasi Massal Ramah Lingkungan, Daop 2 Bandung Catat 31.814 Perjalanan Selama Semester I 2025

Senin, 28 Juli 2025 | 17:20 WIB
Kereta Api Jadi Transportasi Massal Ramah Lingkungan, Daop 2 Bandung Catat 31.814 Perjalanan Selama Semester I 2025
Kereta Api Jadi Transportasi Massal Ramah Lingkungan, Daop 2 Bandung Catat 31.814 Perjalanan Selama Semester I 2025. Foto: Istimewa

Kereta api semakin membuktikan diri sebagai transportasi massal ramah lingkungan yang terus diminati masyarakat. Terbukti, selama Semester I 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung telah mencatat sebanyak 31.814 perjalanan kereta api, terdiri dari perjalanan kereta penumpang lokal, jarak jauh, hingga kereta barang.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Kereta api semakin membuktikan diri sebagai transportasi massal ramah lingkungan yang terus diminati masyarakat. Terbukti, selama Semester I 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung telah mencatat sebanyak 31.814 perjalanan kereta api, terdiri dari perjalanan kereta penumpang lokal, jarak jauh, hingga kereta barang.

Kinerja tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya transportasi berkelanjutan serta rendah emisi karbon. Daop 2 Bandung mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,82 persen.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kami dalam menghadirkan transportasi publik yang ramah lingkungan dan efisien,” ujar Humasda PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Senin (28/7/2025).

Menurutnya, kereta api merupakan moda transportasi paling efisien dalam konsumsi energi dan memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Dengan mengandalkan kereta api ramah lingkungan, setiap perjalanan menggantikan puluhan hingga ratusan kendaraan pribadi yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan polusi.

"Setiap perjalanan kereta membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, mendukung penurunan penggunaan bahan bakar fosil, dan memperbaiki kualitas udara," tambahnya.

Selain operasional yang efisien, KAI juga terus berinovasi dengan digitalisasi layanan. Penggunaan boarding pass berbasis face recognition tanpa kertas serta perluasan sistem pembayaran non-tunai menjadi bentuk komitmen KAI dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

Tak hanya itu, Daop 2 Bandung juga menggencarkan program penghijauan di area stasiun. Beragam tanaman dan pohon ditanam di lingkungan stasiun guna menciptakan suasana hijau, sejuk, dan menyerap polusi.

"Stasiun kini bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, tetapi juga menjadi ruang terbuka yang asri dan mendukung pengurangan pemanasan global," tutur Kuswardojo.

KAI menegaskan akan terus memperkuat peran kereta api sebagai transportasi massal ramah lingkungan, sejalan dengan target nasional dalam menekan emisi karbon rendah di sektor transportasi.

"Dengan layanan yang tepat waktu, efisiensi energi tinggi, serta kepedulian terhadap lingkungan, kereta api terbukti menjadi solusi masa depan yang relevan dalam menghadapi perubahan iklim," tandasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement