Ikuti Kami :

Disarankan:

Perempuan Asal Ciamis Menangis Histeris, Uang untuk Tahlilan 40 Hari Cucu Raib Dicopet saat Kunjungan Wapres Gibran di Cikurubuk

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:53 WIB
Watermark
Perempuan Asal Ciamis Menangis Histeris, Uang untuk Tahlilan 40 Hari Cucu Raib Dicopet saat Kunjungan Wapres Gibran di Cikurubuk. Foto: NewsTasikmalaya.com/Denden.

Nasib malang menimpa Endah, perempuan asal Kabupaten Ciamis, saat datang ke Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Tangis histeris tak terbendung ketika ia menyadari dompet berisi uang tunai Rp2 juta yang diperuntukkan bagi tahlilan 40 hari cucunya raib dicopet, Selasa (20/1/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Nasib malang menimpa Endah, perempuan asal Kabupaten Ciamis, saat datang ke Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Tangis histeris tak terbendung ketika ia menyadari dompet berisi uang tunai Rp2 juta yang diperuntukkan bagi tahlilan 40 hari cucunya raib dicopet, Selasa (20/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah padatnya pengunjung Pasar Cikurubuk yang berdesakan menyambut kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Endah mengaku tidak menyadari sama sekali saat dompetnya diambil pelaku, hingga kerumunan mulai mencair.

"Ya allah, dompet saya hilang. Isinya uang dua juta rupiah sama surat-surat penting kayak STNK, SIM, ATM dan lainnya. Tadi mah masih ada, cepat banget hilangnya," ujar Endah sambil menangis histeris.

Menurut Endah, uang yang hilang tersebut bukan sekadar tabungan, melainkan hasil jerih payah yang akan digunakan sebagai modal usaha dan untuk kebutuhan tahlilan mengenang 40 hari wafatnya sang cucu.

"Itu uang yang hilang untuk setor. Itu modal untuk dagang makaroni saya, sama untuk 40 harian cucu saya yang meninggal," ucapnya lirih.

Usai kejadian, Endah segera melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas yang berjaga di sekitar lokasi kunjungan Wapres. Ia pun diarahkan untuk membuat laporan resmi ke pihak kepolisian agar kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti.

Tak hanya Endah, kejadian serupa juga dialami Suryana, warga Kecamatan Kawalu. Ia mengaku kehilangan dompet berisi uang tunai Rp300 ribu beserta sejumlah surat penting akibat pencopetan di lokasi yang sama.

"Iya saya juga kecopetan, saya yang hilang dompet berisi uang tiga ratus ribu dan surat-surat penting. Gak kerasa yang yang ngambilnya, sadar-sadar setelah sepi baru ketahuan dompet tidak ada, di dalam tas," kata Suryana.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, khususnya pencopetan, saat berada di tengah keramaian besar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement