Ikuti Kami :

Disarankan:

Borong Akreditasi A, PKBM Sangkanhurip Bandung Jadi Rujukan Pendidikan Nonformal

Rabu, 24 Desember 2025 | 16:27 WIB
Borong Akreditasi A, PKBM Sangkanhurip Bandung Jadi Rujukan Pendidikan Nonformal
Borong Akreditasi A, PKBM Sangkanhurip Bandung Jadi Rujukan Pendidikan Nonformal.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan nonformal unggulan. PKBM ini resmi meraih predikat Akreditasi A untuk seluruh jenjang program kesetaraan, mulai dari Paket A (SD), Paket B (SMP), hingga Paket C (SMA).

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan nonformal unggulan. PKBM ini resmi meraih predikat Akreditasi A untuk seluruh jenjang program kesetaraan, mulai dari Paket A (SD), Paket B (SMP), hingga Paket C (SMA).

Predikat Akreditasi A tersebut merupakan standar tertinggi yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM). Penilaian ketat ini mencakup aspek mutu pengelolaan, kualitas tenaga pendidik, kelayakan sarana prasarana, hingga rekam jejak capaian lulusan.

Kepala PKBM Sangkanhurip, Subur Binyati, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian gemilang ini. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari sinergi seluruh elemen lembaga dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah.

“Akreditasi A bukan sekadar penghargaan, tapi amanah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan kesetaraan. Kami berkomitmen menjadikan PKBM Sangkanhurip sebagai lembaga profesional, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Subur dalam keterangannya.

Dengan status akreditasi tertinggi ini, PKBM Sangkanhurip kini memantapkan langkahnya sebagai lembaga rujukan bagi pendidikan kesetaraan di Kabupaten Bandung. Hal ini diharapkan dapat menghapus stigma negatif terhadap pendidikan nonformal dan membuktikan bahwa kualitas lulusan Paket A, B, dan C mampu bersaing di dunia kerja maupun jenjang pendidikan lanjut.

Subur berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi ekosistem pendidikan nonformal secara luas.

"Keberhasilan PKBM Sangkanhurip juga diharapkan menjadi motivasi bagi PKBM lain untuk terus berinovasi. Tujuannya, agar akses pendidikan bermutu bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement