Ikuti Kami :

Disarankan:

Empat Kader Kuat Bersaing Berebut Kursi Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya di Muscab 18 April

Selasa, 14 April 2026 | 16:48 WIB
Empat Kader Kuat Bersaing Berebut Kursi Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya di Muscab 18 April
Empat Kader Kuat Bersaing Berebut Kursi Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya di Muscab 18 April. Foto: Kristian.

Eskalasi politik di internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya mulai memanas menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar pada 18 April 2026 mendatang. Empat kader terbaik diprediksi bakal bersaing ketat untuk memperebutkan kursi ketua periode 2026-2031.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Eskalasi politik di internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya mulai memanas menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar pada 18 April 2026 mendatang. Empat kader terbaik diprediksi bakal bersaing ketat untuk memperebutkan kursi ketua periode 2026-2031.

Adapun keempat nama yang memiliki dukungan kuat tersebut adalah Plt Sekretaris DPC PPP H. Hilman Wiranata, Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Tasikmalaya Riko Restu Wijaya, anggota Fraksi PPP DPRD H. Tedi Gunandi, serta Wakil Ketua Majelis Pertimbangan DPC PPP H. Enjang Bilawini.

Nantinya, ketua terpilih akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari tokoh senior PPP, H. Agus Wahyudin (AW), yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya.

Persaingan diprediksi akan berjalan sangat dinamis karena setiap kandidat memiliki basis dukungan yang merata di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Hilman Wiranata dan Riko Restu Wijaya diketahui berasal dari Dapil 1 (Cihideung, Tawang, Bungursari), sehingga dukungan dari pengurus PAC di wilayah tersebut akan menjadi kunci penentu.

"Kandidat harus mampu meyakinkan PAC di dapil asal mereka sekaligus melakukan ekspansi dukungan ke dapil lain untuk mengamankan suara," ujar salah seorang kader PPP yang enggan disebutkan namanya, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, H. Tedi Gunandi memiliki basis massa di Dapil 2 (Indihiang, Cipedes), dan H. Enjang Bilawini mengantongi modal dukungan di Dapil 3 (Kawalu, Mangkubumi). Kedua kandidat ini diprediksi akan bersaing memperebutkan simpati di wilayah "netral" seperti Dapil 4 (Cibeureum, Purbaratu, Tamansari) yang tidak memiliki perwakilan kandidat langsung.

Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Muscab, Drs. H. Ajat Sudrajat, menegaskan bahwa Muscab kali ini merupakan momentum bagi pengurus tingkat kecamatan (PAC) untuk menentukan arah masa depan partai.

"Meski persaingan cukup ketat, kami berharap kontestasi tetap berjalan secara fair dan berpedoman pada nilai-nilai kebaikan organisasi," kata Ajat saat ditemui di Kantor DPC PPP Kota Tasikmalaya.

Ajat menjelaskan, mekanisme pemilihan ketua akan dilakukan melalui sistem formatur. Setiap Ketua dan Sekretaris PAC, perwakilan badan otonom, serta perwakilan pengurus di tingkat DPC, DPW, dan DPP memiliki hak suara untuk memilih ketua formatur dan anggota formatur.

"Ketua formatur terpilih hampir bisa dipastikan akan menjadi Ketua DPC. Selanjutnya, susunan pengurus lengkap akan dibahas dan diputuskan oleh tim formatur tersebut," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement