Ikuti Kami :

Disarankan:

Kebakaran Hebat Hanguskan Kandang Ayam di Rajadesa Ciamis, Kerugian Capai Rp400 Juta

Rabu, 15 April 2026 | 11:29 WIB
Kebakaran Hebat Hanguskan Kandang Ayam di Rajadesa Ciamis, Kerugian Capai Rp400 Juta
Kebakaran Hebat Hanguskan Kandang Ayam di Rajadesa Ciamis, Kerugian Capai Rp400 Juta. Foto: Istimewa

Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Pasirjaya, Desa Andapraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (14/4/2026) malam.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Pasirjaya, Desa Andapraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (14/4/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan seluruh bangunan kandang ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik kandang, Iswan Juarno, sekitar pukul 22.50 WIB. Saat itu, ia yang hendak beristirahat justru melihat api sudah membesar di bagian blower kandang dan dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.

Menyadari kondisi yang semakin memburuk, Iswan segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Rancah. Laporan diterima sekitar pukul 22.50 WIB, dan tim pemadam tiba di lokasi dalam waktu sekitar 15 menit atau pukul 23.05 WIB.

Diduga Berasal dari Blower

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menyampaikan bahwa dugaan awal sumber api berasal dari bagian blower kandang ayam.

“Api pertama kali muncul dari blower, kemudian dengan cepat merambat hingga menghanguskan seluruh bangunan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman disertai proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Bangunan Ludes, Kerugian Ratusan Juta

Kandang ayam yang terbakar memiliki luas sekitar 45 x 55 meter. Seluruh bangunan dilaporkan habis tanpa tersisa akibat besarnya kobaran api.

“Luas bangunan sekitar 45 x 55 meter dan semuanya habis terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta,” jelas Budi.

Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Proses penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak PLN, hingga masyarakat sekitar.

Imbauan Waspada Kebakaran

Budi Rahmat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik maupun peralatan yang dapat menimbulkan panas, seperti blower pada kandang.

“Kami mengingatkan agar masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan, sehingga kejadian serupa dapat dicegah,” pungkasnya.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, petugas Damkar kembali ke Pos WMK Rancah sekitar pukul 01.20 WIB untuk melanjutkan tugas siaga.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement