Update Kasus Tukang Bakso di Tasikmalaya, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi
Kasus dugaan penculikan yang terjadi di wilayah Cieunteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, kini berkembang menjadi dua laporan berbeda.
Disarankan:
Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dalam kurun waktu tiga minggu terakhir.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dalam kurun waktu tiga minggu terakhir. Sebanyak tujuh tersangka berhasil diamankan, sementara empat lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengungkapkan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif jajaran Satreskrim bersama dukungan informasi dari masyarakat.
“Dalam tiga minggu terakhir, kami menangani 15 laporan polisi terkait curanmor. Dari pengungkapan tersebut, kami mengamankan 15 unit kendaraan sebagai barang bukti dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka,” ujar AKBP Andi Purwanto.
Beroperasi Lintas Wilayah
Kapolres menjelaskan, komplotan ini tidak hanya beraksi di wilayah Kota Tasikmalaya, tetapi juga lintas kabupaten. Para pelaku menyasar kendaraan roda dua yang terparkir di area permukiman maupun tempat umum dengan memanfaatkan kelengahan pemilik.
Pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan Polres Tasikmalaya Kota dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi anggota di lapangan dan informasi cepat dari masyarakat. Tanpa dukungan warga, pengungkapan kasus seperti ini tidak akan maksimal,” tegasnya.
Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan
Selain curanmor, Polres Tasikmalaya Kota juga terus melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya. Namun, pengungkapan sindikat curanmor ini menjadi salah satu capaian menonjol dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
AKBP Andi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu para pelaku yang masuk DPO serta mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lebih luas.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Para pelaku yang masih buron akan terus kami kejar. Ini komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Imbauan untuk Masyarakat
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan, menggunakan kunci ganda, serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan.
Menurutnya, pencegahan tetap menjadi langkah penting selain penindakan hukum. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka curanmor di wilayah Tasikmalaya.
Dengan pengungkapan ini, Polres Tasikmalaya Kota berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kasus dugaan penculikan yang terjadi di wilayah Cieunteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, kini berkembang menjadi dua laporan berbeda.
Suasana peringatan Hari Kartini 2026 terasa kental di Plaza Asia Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026). Seluruh karyawan pusat perbelanjaan tersebut tampil kompak mengenakan busana tradisional, di mana karyawan perempuan memakai kebaya, sementara karyawan laki-laki mengenakan batik maupun pangsi.
Suasana ceria mewarnai kunjungan siswa TK Pertiwi ke Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang bertujuan mengenalkan dunia kepolisian sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.